Bayangkan suasana stadion sepak bola yang penuh semangat: sorak-sorai ribuan penonton, teriakan suporter yang menggema, dan bendera tim favorit yang berkibar di udara malam London. Namun di balik euforia itu, sebuah bahaya besar diam-diam mengintai.
Film Final Score (2018) menceritakan kisah Michael Knox (diperankan oleh Dave Bautista), seorang mantan tentara Amerika yang datang ke London untuk mengunjungi keluarga sahabat lamanya yang telah gugur dalam perang. Ia berniat menonton pertandingan semifinal Piala Eropa di Stadium Boleyn Ground bersama keponakan sahabatnya, Danni. Tujuannya sederhana: menghabiskan malam santai dan menepati janji kepada sahabat yang sudah tiada.
Namun, apa yang awalnya hanya pertandingan sepak bola biasa berubah menjadi medan perang ketika sekelompok teroris bersenjata mengambil alih stadion dan menyandera puluhan ribu penonton. Dipimpin oleh pria kejam bernama Arkady Belav, para teroris itu berencana mencari saudaranya yang hilang dan menggunakan kekacauan di stadion sebagai alat tawar-menawar dengan pemerintah Inggris.
Tanpa disadari pihak keamanan, Michael adalah satu-satunya orang di dalam stadion yang memiliki latar belakang militer dan kemampuan tempur tinggi. Ketika Danni diculik, ia terpaksa kembali beraksi — berjuang sendirian melawan sekelompok penjahat bersenjata lengkap, sambil mencoba menyelamatkan ribuan orang dari ledakan besar yang direncanakan meledakkan stadion.
Dalam waktu yang sangat singkat, Michael harus berpacu dengan waktu, melawan teroris satu per satu, dan mencari cara untuk menggagalkan rencana mereka sebelum seluruh tempat berubah menjadi neraka. Aksi kejar-kejaran, pertempuran brutal, dan momen heroik terus mengisi setiap menitnya.
Final Score menghadirkan ketegangan khas film aksi klasik seperti Die Hard, namun dengan sentuhan modern dan lokasi yang unik — stadion sepak bola. Film ini memadukan adrenalin tinggi, keberanian seorang mantan prajurit, dan hubungan emosional antara Knox dan Danni yang membuat penonton tetap terikat hingga akhir.
Dengan performa karismatik Dave Bautista dan latar aksi spektakuler, Final Score menjadi tontonan yang cocok bagi penikmat film laga yang mencari ketegangan tanpa jeda dan cerita tentang pengorbanan, keberanian, serta kekuatan untuk melindungi orang yang dicintai di tengah situasi paling berbahaya.
Review Film Final Score (2018) dari Para Kritikus
Time Out
“Film ini lebih cerdas, hangat, dan tak terduga daripada yang seharusnya.” Artinya, Final Score dinilai punya elemen kejutan dan kehangatan emosional yang jarang ditemukan di film aksi sejenis.
Los Angeles Times – Kevin Crust
“Karakter-karakternya memang tipikal film aksi, tapi cukup dikembangkan dan diperankan dengan baik untuk menimbulkan emosi dan sedikit humor. Adegan laga dan stunt — terutama kejar-kejaran motor di dalam stadion — dilakukan dengan koreografi hebat dan minim CGI.” Kritikus ini memuji aksi yang realistis dan penyutradaraan yang efektif, terutama karena film lebih mengandalkan aksi langsung ketimbang efek komputer.
The Hollywood Reporter – Frank Scheck
“Dave Bautista memiliki karisma alami dan kekuatan fisik yang dibutuhkan untuk menjadi bintang aksi. Ia membuat Final Score tetap layak ditonton, meskipun banyak elemennya terasa turunan.” Daya tarik utama film ini diakui berasal dari performa Bautista yang kuat dan menghibur, walau ceritanya tidak terlalu orisinal.
Slant Magazine
“Mengatakan bahwa Final Score hanyalah tiruan Die Hard mungkin terdengar klise, tapi film ini memang tidak memberi pilihan lain. Terlalu banyak adegan yang diambil langsung dari film klasik tersebut.” Kritikus ini menilai filmnya terlalu meniru Die Hard, sehingga terasa kurang segar dan tidak punya identitas sendiri.
ReelViews – James Berardinelli
“Mungkin satu-satunya cara menikmati Final Score adalah dengan mematikan logika. Begitu mulai berpikir sedikit saja, kamu akan sadar betapa bodohnya naskah ini, terutama menjelang akhir cerita.” Kritik tajam pada sisi logika cerita yang dianggap lemah dan penyelesaian yang tidak masuk akal.
The Independent (Inggris)
“Mungkin ini film paling konyol tahun ini — berlatar di stadion yang akan dihancurkan, dengan alur yang benar-benar menantang logika. Tapi tetap saja, di balik semua kekonyolan itu, film ini punya daya hibur tersendiri.” Walau dianggap “tidak realistis”, beberapa kritikus masih mengakui bahwa film ini menyenangkan sebagai tontonan aksi ringan.
Di Metacritic, film ini mendapat skor 53/100, artinya ulasan para kritikus terbagi rata — sebagian memuji, sebagian mengkritik. Di Rotten Tomatoes, Final Score memperoleh tingkat persetujuan sekitar 71% dari 35 ulasan profesional, dengan nilai rata-rata 5,3/10.
Secara umum, Final Score dianggap sebagai film aksi padat hiburan, penuh ketegangan dan aksi heroik khas Dave Bautista. Para kritikus memuji aksi fisik dan koreografi laga, tetapi banyak yang menilai ceritanya terlalu mirip Die Hard dan tidak realistis jika dilihat secara logika.
Film ini cocok untuk penonton yang mencari hiburan aksi sederhana, tanpa terlalu memikirkan kedalaman cerita — perpaduan antara ledakan, keberanian, dan sedikit humor khas Bautista.
